Aku Milik Suamiku Dan Suamiku Milik Ibunya

Aku Milik Suamiku Dan Suamiku Milik Ibunya

Aku Milik Suamiku Dan Suamiku Milik Ibunya


Seburuk apapun mertua. aku selalu ingat bahwa :
  • Dia adalah wanita yg mngandung suamiku dalam kepayahan selama 9bln..
  • Dia adalah wanita yg air susunya menjadi makanan pertama bagi suamiku..
  • Dia ialah wanita yg mendidik dan membesarkan suamiku, yg mngajarkan kepada suamiku akhlaq sehingga aku nyaman di sisi suamiku.
Aku gak pernah mengeluarkan uang sepeserpun untuk nyekolahkan suamiku hingga ia dapat ijazah, yg sekarang ijazah itu ia gunakan untuk mencari nafkah untukku!!


Aku tak sedikitpun mendidik suamiku hingga kini ia jadi pria yg penuh tanggungjawab dan aku merasakan bahagia menjadi istrinya.

Setelah pengorbanannya yg bertubi tubi. Anak laki-lakinya menikah denganku dan dia bagi kasih sayang anaknya denganku.

Cemburu?? Pasti dia cemburu. aku wanita asing, yg kini selalu disayang-sayang oleh anak laki lakinya.

Harta anak laki lakinya tercurah untuk kunikmati. padahal ia yg melahirkan, membesarkan dan mendidiknya

Aku memahami cemburu itu. walau aku pun merasakan cemburu ketika suamiku lebih memihak mertuaku.

Aku bukan malaikat yg gak pernah jengkel dengan mertuaku dan juga mertuaku pun bukan malaikat yg selalu kubela.

Adakalanya aku marah. cemburu dan sakit hati.
Namun aku ingat semua jasanya pada suamiku. jasa yg sampai akhir hayatpun aku takan pernah mampu untuk membayarnya..

Pada ujung tangisku.. terngiang nasehat ibundaku tercinta..
"Nak. dukunglah suamimu utuk berbakti pada ibunya. jangan suruh ia memilih antara kau dan ibunya.
Karena.. kelak kau akan merasakan bagaimana sakitnya diperlakukan seperti itu oleh anak laki lakimu.
Apa yg kau lakukan pada mertuamu. akan dilakukan pula oleh menantumu. segala sesuatu pasti ada timbal baliknya".

Dan tangisku pun semakin deras.
Oh suamiku. bahagiakanlah org tuamu semampumu..
Semoga kelak anak-anak kita pun membahagiakan kita, sebagai balasan baktimu pada orang tuamu.
Selagi mereka masih hidup. Bahagiakanlah mereka.
walaupun tak lama.. tapi balasannya adalah syurga.

Sumber : Filia Harumi Santoso
Copas dr teman yg baik hati

Semoga bermanfaat & Sebarkan jika anda perduli terhadap ibumu

0 Response to "Aku Milik Suamiku Dan Suamiku Milik Ibunya"